Facebook Sebut Bantu Pemerintah Soal Aturan Privasi Data

Facebook Sebut Bantu Pemerintah Soal Aturan Privasi Data Ilustrasi. (Foto: REUTERS/Thierry Roge)
 Manajer Kampanye Kebijakan untuk Facebook Indonesia, Noudhy Valdryno mengatakan pihaknya bakal terus bekerjasama dengan kementerian terkait untuk segera menetapkan aturan soal keamanan dan privasi data.

"Tentunya terus kita bekerjasama, kita menghormati saat ini pemerintah terus memikirkan tentang regulasi tersebut dan kita hormati prosesnya yang sedang berlangsung," kata Ryno kepada awak media di Facebook Cafe kawasan Melawai Terpadu, Jakarta Selatan, Jumat (13/9).

Lebih lanjut kata pria yang kerap disapa Ryno, selagi pemerintah mematangkan aturan itu, Facebook bakal terus melakukan kegiatan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya privasi di media sosial.



Untuk mendorong hal tersebut, salah satu kegiatan yang dilakukan Facebook yakni memberikan literasi soal privasi lewat Facebook Cafe.

Raksasa media sosial ini menyebut telah melakukan pelatihan khusus di 14 kota di Indonesia kepada pelaku usaha kecil menengah (UMKM) hingga komunitas.

"Kita sudah ke 14 kota di Indonesia untuk memberi pelatihan buat pelaku UMKM, admin pemerintah dan komunitas. Topiknya juga sama mencakup privasi dan keamanan dan bagaimana menggunakan platform Facebook, WhatsApp, Instagram secara lebih bertanggung jawab," jelas Ryno.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menyebut bakal segera menyerahkan Rancangan Undang-undang (RUU) Perlindungan Data Pribadi (PDP) ke DPR. Menkominfo Rudiantara mengatakan masih melakukan koordinasi dengan kemeterian terkait untuk mencapai kesepakatan isi draft PDP sebelum diserahkan ke DPR.

Draft RUU PDP menegaskan isi terkait  data sensitif, yakni data pribadi yang memerlukan perlindungan khusus yang terdiri dari data yang berkaitan dengan agama atau keyakinan, kesehatan, kondisi fisik dan kondisi mental, kehidupan seksual, data keuangan pribadi, dan data pribadi lainnya yang mungkin dapat membahayakan dan merugikan privasi subjek data.

RUU PDP sendiri telah diwacanakan sejak dua tahun silam, namun hingga kini belum juga dibahas dan disahkan oleh anggota dewan.

Sumber; https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20190913194014-185-430378/facebook-sebut-bantu-pemerintah-soal-aturan-privasi-data
Share:

WhatsApp Klaim Fitur Batasi Pesan Tekan Hoaks 25 Persen

WhatsApp Klaim Fitur Batasi Pesan Tekan Hoaks 25 Persen Ilustrasi. (Foto: CNN Indonesia/Safir Makki)
 WhatsApp mengklaim fitur untuk membatasi pengiriman pesan (forward message) mengurangi sebaran hoaks hingga 25 persen. Fitur ini membatasi pengguna sehingga hanya isa meneruskan pesan ke lima penerima saja.

Untuk menekan hoaks, direktur komunikasi WhatsApp Asia, Sravanthi mengatakan pihaknya juga telah menutup dua juta akun per bulan yang masuk dalam kategori mencurigakan.

"Dengan membatasi penerusan pesan ke lima orang dan menutup dua juga akun secara global sudah berhasil mengurangi hoaks hingga 25 persen," ungkap Sravanthi kepada CNNIndonesia.com di Facebook cafe, Jakarta Selatan, Sabtu (14/9).


Ia menjelaskan tahun lalu ada dua juta akun mencurigakan setiap bulannya yang ditutup WhatsApp.

Untuk mendeteksi akun mencurigakan WhatsApp mengerahkan teknologi artificial intelligence (kecerdasan buatan).

"Kami menggunakan artificial learning untuk melihat akun yang mengirim spam atau melakukan aktivitas tidak normal," ucapnya.

WhatsApp juga mengaku menjalin kerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika dan sejumlah pihak untuk mengedukasi masyarakat Indonesia mengenai pesan hoaks.

Menurut Sravanthi, cara terbaik untuk menyetop hoaks adalah dengan pemahaman setiap orang dalam mengartikan pesan yang diterima. Setiap orang diminta untuk bertanggung jawab dalam mengirimkan dan menerima pesan tersebut.

sumber: https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20190916114214-185-430800/whatsapp-klaim-fitur-batasi-pesan-tekan-hoaks-25-persen
Share:

Bocoran Tampilan Pixel 4 XL Kembali Terungkap

Bocoran Tampilan Pixel 4 XL Kembali Terungkap Ilustrasi. (Foto: Josh Edelson / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kabar kemunculan Pixel 4 XL kembali ramai diperbincangkan. Kali ini bocoran desain dan spesifikasi ponsel generasi keempat buatan Google kembali terungkap.

Toko ponsel impor di Vietnam, D Store Mobile kepada The Verge menunjukkan 21 foto tampilan desain hingga spesifikasi yang disebut sebagai Pixel 4 XL. Kendati demikian, D Store Mobile mengatakan unit ponsel yang diterimanya bukan asli tapi sebagai model uji.

Nampak dalam foto yang beredar Pixel 4 XL versi berwarna putih dengan aperture yang lebih cepat yakni f/1.73, sementara Pixel 3 memiliki kamera utama dengan aperture.


Kamera utama Pixel 4 XL dibekali sensor 16 megapiksel, tapi belum dipastikan adanya sensor telephoto. Hasil foto disebut juga akan tampil dengan rasio 16:9,

Selain aspek kamera, bocoran yang beredar juga menyebut Pixel 4 XL dipasok cip octa-core Snapdragon 855, kartu grafis Adreno 640, dan sistem operasi Android 10.


Sebelumnya raksasa teknologi ini juga sempat menggunggah bocoran desain kamera belakang Pixel 4 lewat sebuah cuitan.

Tak hanya mengungkap bocoran desain, product manager Pixel Branden Barbellon sempat mengungkap fitur baru yang akan melengkapi Pixel 4 lewat blog resminya perusahaan.

Fitur baru pertama yang diumumkan adalah Motion Sense. Barbello menjelaskan selama lima tahun terakhir, tim Advanced Technology and Projects (ATAP) telah mengerjakan Soli, sebuah radar pengindera gerak.

Selain Motion Sense, Pixel akan memiliki face unlock. Fitur Face Unlock ini pun dikabarkan akan bekerja di hampir semua orientasi, bahkan jika dipegang terbalik.

Selain dua fitur, Google akan memperbaharui sistem keamanan dan privasi pengguna Pixel. Barbello mengungkap untuk melindungi privasi dan keamanan, data wajah yang digunakan untuk Face Unlock disimpan dengan aman di chip keamanan Titan M Pixel.

sumber: https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20190916111600-185-430793/bocoran-tampilan-pixel-4-xl-kembali-terungkap
Share:

iPhone 11 dan Stigma Apple Sebagai Trendsetter

 iPhone 11. (Foto: Justin Sullivan/Getty Images/AFP)
 Apple baru saja meluncurkan trio iPhone 11, 11 Pro dan 11 Pro Max pada Rabu (11/9) dini hari di Teater Steve Jobs, Cupertino, California.

Desain dan fitur Trio Apple memikat para Apple fanboy. Akan tetapi, tak sedikit pula kritikan muncul pada ketiga penerus iPhone X tersebut. Kritikan menjurus pada desain zig-zag modul kamera iPhone yang disebut bisa menyebabkan tryphophobia.

Trypophobia adalah ketakutan intens dan tak bisa dijelaskan dengan kata-kata terhadap lubang kecil, pola lubang berkerumun (clustered holes) dan kelompok lingkaran dan bulatan-bulatan kecil dan teratur seperti yang ada di sarang madu, bunga lotus, atau gelembung busa sabun, karang laut, kacang polong, delima, kelompok mata serangga.


Pengamat gadget dari komunitas Gadtoride, Lucky Sebastian justru menganggap  desain zig-zag di modul kamera ini akan menjadi tren industri ponsel pintar. Kendati belum dirilis, Google Pixel 4 dikabarkan juga mengusung desain modul kamera zig-zag serupa iPhone 11.

"Desain modul kamera saya percaya itu berikutnya. Menurut saya akan jadi tren, banyak ponsel begitu. Google pixel juga akan sama dan saya pikir nanti arahnya memang akan ke kotak-kotak gitu lah. Ponsel akan banyak arahnya ke sana," ujar Lucky saat dihubungi CNNIndonesia.com, Jumat (13/9).

Lebih lanjut, Lucky mengakui kombinasi tiga kamera iPhone 11 Pro dan iPhone 11 Pro Max memang sudah banyak diadopsi oleh vendor ponsel Android. Akan tetapi, bukan Apple jika tak menjadi trendsetter.

sumber: https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20190914163839-185-430512/iphone-11-dan-stigma-apple-sebagai-trendsetter
Share:

Daftar Ponsel Lipat yang Meluncur 2020

Daftar Ponsel Lipat yang Meluncur 2020 Ilustrasi ponsel layar lipat. (CNN Indonesia/Agnes Savithri)
 Samsung akhirnya mengungkap rencana pemasaran Galaxy Fold pada Jumat (6/9) lalu. Korea Selatan akan menjadi tujuan pertama penjualan ponsel layar lipat pertama Samsung ini dan dibanderol 2,4 juta Won atau sekitar Rp28 jutaan.

Pada pertengahan Juni lalu, perusahaan asal Korea Selatan ini sempat memasarkan Galaxy Fold setelah disetop selama 45 hari. Kendati demikian, perusahaan juga sempat membuka pemesanan Galaxy Fold pada 22 April namun harus dihentikan.

Sebab, sejumlah pengulas melaporkan masalah yang terjadi di perangkat ponsel seperti jeda layar. Namun, Samsung memastikan telah melakukan perubahan termasuk memperkuat engsel yang sempat dipermasalahkan oleh sejumlah kalangan.


Selain Samsung Galaxy Fold, terdapat ponsel layar lipat lain yang telah tersedia di pasaran maupun yang tengah menunggu perilisan.


Royole Flexpai


Dilansir CNET, ponsel lipat ini telah dipasarkan mulai dari Rp18 juta hingga Rp20 jutaan. Layar Flexpai berukuran 7,8 inci namun saat layar dilipat ukurannya menejadi 4 inci. Menilik dapur pacu, ponsel ini dibekalii prosesor Snapdragon seri 8 dan RAM 6 GB dengan sistem operasi Android 9 Pie. Sedangkan resolusi layar 1.440x1.920 piksel dengan rasio layar 4:3.

Pada sisi fotografi, Flexipay mengusung kamera ganda yang disematkan di layar ponsel dengan sensor masing-masing 20 megapiksel dan 16 megapiksel. Ponsel layar lipat ini ditenagai baterai berkapasitas 3.800 mAh.

Nubia Alpha

Selain Flexpai, ponsel lipat yang dirancang seperti jam tangan pintar ini juga telah dijual pada April lalu dan dipatok harga Rp6,3 jutaan. Dilansir Slashgear, Nubia Alpha ditenagai prosesor Snapdragon Wear 2100. Sedangkan kapasitas memori yang ditawarkan sebesar RAM 1GB dan ROM 8GB.

Sementara dari sisi kamera, perusahaan menyematkan sensor 5 megapiksel pada kamera depan.


Huawei Mate X


Direktur Eksekutif Huawei Richard Yu mengkonfirmasi bahwa ponsel lipat dengan teknologi 5G pertama di dunia akan dirilis pada Oktober mendatang. Mate X dibanderol lebih mahal dari Galaxy Fold yakni sekitar Rp36,5 juta.

Dalam posisi dilipat, Mate X menjadi ponsel dengan ukuran 6,6 inci. Sementara ketika dilebarkan dimensinya berubah menjadi 8 inci. Selain itu, saat kedua layar dilipat ke belakang, Huawei tetap mengaktifkan layar kedua sisi.

Hal itu berbeda dengan Fold yang mematikan layar di salah satu sisinya ketika ponsel dilipat ke belakang.

Dari sisi ketebalan, Mate X lebih tipis dengan 5,4 mm dalam mode tablet dan 11 mm ketika dilipat. Ketebalannya terhitung masih lebih tipis dibanding Fold.

TCL DragonHinge

TCL, perusahaan elektronik asal China menyatakan ponsel lipat mereka bakal dirilis awal tahun 2020 mendatang. Dilansir Venture Beat, ponsel itu dirancang dengan layar AMOLED. Ketika dilipat, DragonHinge akan berbentuk seperti sebuah dompet kecil.

Kendati demikian, sampai saat ini perusahaan belum merilis spesifikasi yang lebih rinci ponsel lipat TCL DragonHinge. (din/age)

sumber: https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20190909155042-185-428808/daftar-ponsel-lipat-yang-meluncur-2020
Share:

INFOGRAFIS: Beda 3 iPhone 11

Share:

Vivo V17 Pro, Dual Kamera Pop-up Selfie Pertama

Vivo V17 Pro, Dual Kamera <i>Pop-up</i> Selfie Pertama Vivo V17 Pro. (Foto: CNN Indonesia/Jonathan Patrick)
 Vivo akan memboyong ponsel V17 Pro ke Indonesia dari jajaran seri V sebagai penerus V15. V17 Pro disebut merupakan ponsel pertama yang mengusung Pop-Up Dual Selfie Camera.

V17 Pro dibekali dengan kamera selfie 32 MP dan  kamera selfie super wide beresolusi 2 MP. Product manager Vivo Indonesia, Ricky Burnadi mengatakan kamera selfie memiliki sudut pandang 105 derajat.

Selain dual kamera di sisi depan, V17 juga dibekali sejumlah fitur pendukung lain untuk hasil foto maksimal.


"Ada selfie softlight. Bisa atur pencahayaan yang masuk. Tidak ada lagi over lighting atau under lighting. Ada super night selfie, dengan ini kita bisa maksimalkan kondisi foto di gelap dan minim cahaya," ujar Ricky saat product review V17 Pro di Hotel All Season, Jakarta, Jumat (13/11).


Soal ketahanan kamera 'menyembul', ia mengklaim kameranya bisa digunakan selama 10 tahun dengan penggunaan 10 kali dalam sehari. Kamera juga diklaim mampu menahan beban hingga 45 kilogram.

"Pop-up kamera bisa tahan 45 kilogram. Mekaniknya tahan untuk 10 tahun, 10 kali per hari dengan penggunaan reguler," ucapnya.

Selain dua kamera pop-up di sisi depan, dual selfie kamera, Vivo juga membekali V17 Pro dengan empat kamera belakang. Kamera utamanya beresolusi 48 MP AI.

Vivo V17 Pro, Dual Kamera Pop-up Selfie PertamaVivo V17 Pro. (Foto: CNN Indonesia/Jonathan Patrick)

Ponsel juga dibekali dengan kamera bokeh 2 MP, kamera super makro 2 MP,  dan kamera bokeh 8 MP. Total V17 Pro, memiliki enam kamera.

Menyoal dapur pacu, ponsel dibekali dengan cipset Snapdragon 675 Octa-core. Cipset dibekali dengan RAM 8GB / ROM 128 GB.

"Bisa buka aplikasi 20 bersamaan sekitar 38 ribu foto atau 200 film drama. Cipset bisa maksimalkan proses fotografi yang dijalankan," ungkapnya.


Ricky mengatakan Vivo menyematkan Ultimate All Screen 6,64 inci FHD+ dengan panel Super Amoled dalam V17 Pro. Layar terlihat luas tanpa adanya poni. 

"Tidak ada titik kamera di layar. Kami juga ada Screen Touch ID di layar," kata Ricky. 

V17 Pro dibekali dengan baterai berkapasitas 4100 mAh dqn dual engine fast charging. 

"Kami juga sematkan Usb-C, kita bisa jaga agar kecepatan transfer data lebih baik dibanding tipe usb lain. Pengisian baterai dalam 30 menit bisa 80 persen," ujar Ricky.

Vivo belum mengungkapkan kapan V17 Pr akan resmi diluncurkan di Jakarta. Ponsel ini dipastikan akan hadir dalam dua varian warna yaitu Silk White dan Satin Black. (jnp/evn)

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20190914171803-185-430516/vivo-v17-pro-dual-kamera-pop-up-selfie-pertama
Share:

Label

Recent Posts